Nilai Pengelolaan Perilaku Positif

Membangun Karakter Melalui Perilaku

Pengelolaan perilaku positif di sekolah tidak hanya sekadar menjaga disiplin — hal ini membantu anak-anak berkembang dalam hal kepercayaan diri, empati, dan ketahanan. Di The Independent School of Jakarta (ISJ), sebuah sekolah internasional Inggris di Pondok Indah, filosofi ini menjadi landasan dari segala hal yang kami lakukan.

Berakar pada penelitian dan diterapkan dengan konsisten, pendekatan ini tidak hanya membentuk cara siswa kami berperilaku, tetapi juga siapa mereka menjadi. Pendekatan ini dipimpin oleh Ibu Vivienne Withey-Hudaya, Wakil Kepala Sekolah (Urusan Kesejahteraan) dan Koordinator Perlindungan Anak di ISJ, yang pengalamannya dalam kesejahteraan dan bimbingan pastoral memastikan bahwa prinsip-prinsip keadilan, refleksi, dan kasih sayang tertanam dalam setiap aspek kehidupan sekolah.

Pengelolaan perilaku positif berfokus pada membangun kepercayaan, mengajarkan tanggung jawab, dan menciptakan lingkungan komunitas di mana setiap anak merasa diperhatikan, aman, dan didukung.

Mengarahkan Perilaku Melalui Perhatian, Konsistensi, dan Hormat

Di ISJ, perilaku dianggap sebagai kesempatan harian untuk berkembang — kesempatan bagi siswa untuk berlatih menghormati, bertanggung jawab, dan tangguh bersamaan dengan pembelajaran akademis mereka. Pendekatan sekolah terhadap perilaku tidak hanya membentuk suasana hari itu; ia juga membentuk jenis orang yang akan menjadi siswa di masa depan.

Meskipun mungkin menggoda untuk mengandalkan sistem hukuman yang berfokus pada kesalahan yang dilakukan anak-anak, puluhan tahun penelitian — mulai dari psikologi pendidikan hingga perkembangan anak — menunjukkan bahwa manajemen perilaku positif jauh lebih efektif. Anak-anak merespons dengan baik ketika ekspektasi jelas, keberhasilan diakui, dan kesalahan dianggap sebagai kesempatan untuk belajar.

Singkatnya, perilaku sebaiknya dibimbing bukan oleh rasa takut akan hukuman, melainkan oleh dorongan untuk menanamkan rasa tanggung jawab, rasa hormat, dan refleksi.

Belajar bersama dalam lingkungan yang tenang dan penuh perhatian, di mana setiap siswa merasa diperhatikan dan didukung.

Harapan Tinggi, Tanggung Jawab Bersama

Di ISJ, kami menetapkan standar tingkah laku yang tinggi karena kami yakin anak-anak kami mampu memenuhinya. Harapan-harapan ini tidak dipaksakan dari atas, tetapi diwujudkan setiap hari melalui rutinitas, hubungan, dan nilai-nilai bersama.

Berpartisipasi berarti setiap anggota komunitas kami bertanggung jawab atas perilaku mereka — baik staf, siswa, maupun orang tua. Kami bekerja sama, bukan secara terpisah, untuk menciptakan budaya di mana kebaikan, rasa hormat, dan tanggung jawab menjadi hal yang biasa.

Pendekatan ini mencerminkan prinsip-prinsip yang tercantum dalam Piagam Sekolah, yang mendefinisikan nilai-nilai yang mengarahkan setiap aspek kehidupan di ISJ — mulai dari kesenangan dan prestasi akademik hingga pengembangan pribadi dan semangat kebersamaan. Prinsip-prinsip bersama ini membantu memastikan bahwa The ISJ Way tidak hanya diterapkan tetapi juga dipahami secara mendalam di seluruh komunitas sekolah kami.

Mengenali Apa yang Benar

Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak lebih cenderung mengulangi perilaku positif ketika perilaku tersebut diperhatikan dan dipuji. Di ISJ, kami selalu berusaha untuk mengenali dan merayakan berbagai tindakan kebaikan, usaha, dan integritas kecil yang terjadi setiap hari.

Ini bisa sesederhana seorang guru mengucapkan terima kasih kepada seorang siswa karena telah membantu teman sekelasnya, atau seserius sistem Poin Rumah dan perayaan mingguan kami. Dengan fokus pada hal-hal yang dilakukan siswa dengan baik — daripada hanya memperbaiki kesalahan — kami menyampaikan pesan yang kuat: kamu diperhatikan, kamu dihargai, dan pilihanmu penting.

Seiring waktu, pendekatan ini membangun rasa percaya diri dan mengajarkan kepada siswa bahwa perilaku baik bukanlah tentang menyenangkan orang dewasa, tetapi tentang berkontribusi pada kesejahteraan seluruh komunitas.

Belajar Melalui Refleksi

Tidak ada anak yang selalu benar — dan kita pun tidak boleh mengharapkannya. Membuat kesalahan adalah bagian dari proses tumbuh kembang. Yang penting adalah bagaimana kita meresponsnya.

Di ISJ, pendekatan kami didasarkan pada keadilan — proporsional, seimbang, dan berfokus pada membantu anak-anak belajar dari kesalahan mereka. Ketika perilaku tidak sesuai dengan harapan, kami membantu siswa untuk merenung, mengambil tanggung jawab, dan memperbaiki kesalahan mereka.

Konsekuensi, jika diperlukan, bersifat konstruktif daripada hukuman. Percakapan restoratif, misalnya, membantu siswa mempertimbangkan dampak tindakan mereka dan cara memperbaikinya. Dengan cara ini, bahkan kesalahan pun menjadi peluang belajar yang berharga.

Perilaku, Kesejahteraan, dan Perlindungan

Pengelolaan perilaku positif bukan hanya tentang menjaga ketertiban; hal ini juga sangat penting untuk melindungi dan memastikan kesejahteraan anak-anak. Anak-anak yang merasa aman, dihargai, dan didukung lebih cenderung berkembang dengan baik secara akademis, sosial, dan emosional.

Sebaliknya, lingkungan yang dibangun atas dasar ketakutan atau hukuman yang keras berisiko membuat anak-anak diam dan merusak kepercayaan.

The ISJ Way memastikan bahwa siswa tahu bahwa mereka akan didengarkan, dibimbing secara adil, dan didukung untuk berkembang. Keterbukaan ini merupakan landasan dari sistem bimbingan dan perlindungan kami — yang memprioritaskan martabat, keadilan, dan kepercayaan.

Pelajari lebih lanjut tentang bagaimana kami membina karakter dan kesejahteraan di ISJ di Halaman Karakter dan Pengembangan Pribadi kami.

Mempersiapkan Siswa untuk Kehidupan di Luar Kelas

Pada akhirnya, manajemen perilaku tidak hanya tentang hari sekolah yang lancar — melainkan tentang mempersiapkan anak-anak untuk kehidupan. Siswa di ISJ belajar bahwa perilaku yang baik bukan tentang menghindari hukuman, melainkan tentang membuat pilihan yang bijaksana, menghormati orang lain, dan bertanggung jawab atas diri sendiri.

Sifat-sifat ini bermanfaat bagi mereka di luar ruang kelas — dalam persahabatan, keluarga, dan tempat kerja di masa depan. Mereka belajar bahwa kebaikan, empati, dan keadilan bukanlah aturan yang harus diikuti, tetapi nilai-nilai yang harus dijalani.

Mengapa Hal Ini Penting

Di seluruh jaringan sekolah kami, kami telah menyaksikan bahwa model perilaku yang paling efektif adalah yang menggabungkan struktur dengan kasih sayang. Hukuman mungkin menghasilkan kepatuhan jangka pendek, tetapi tidak menumbuhkan karakter jangka panjang.

Di ISJ, kami mengadopsi pendekatan yang Terlibat, Mendukung, dan Adil — karena kami tahu pendekatan ini efektif, karena penelitian membuktikannya, dan karena siswa kami layak mendapatkan yang terbaik.

Pengelolaan perilaku positif bukan hanya tentang menjaga ketertiban. Ini tentang membangun kepercayaan, mengajarkan tanggung jawab, dan menciptakan komunitas di mana setiap anak merasa diperhatikan, aman, dan didukung.

Harapan yang tinggi diimbangi dengan keadilan dan perhatian — memastikan siswa kami tidak hanya tumbuh menjadi pembelajar yang sukses, tetapi juga menjadi pemuda yang baik hati, penuh pertimbangan, dan tangguh.



Sekolah Independen Jakarta (ISJ) adalah sekolah Inggris terkemuka di Jakarta untuk anak-anak berusia 2–13 tahun, yang menerapkan Kurikulum Nasional Inggris standar emas. Dipimpin oleh guru-guru terpilih dari sekolah-sekolah independen terkemuka di Inggris, siswa-siswa kami secara konsisten meraih nilai akademik yang sangat tinggi.

Pelajari lebih lanjut di www.isj.id

Sebelumnya
Sebelumnya

Paspor Pendidikan Global:

Selanjutnya
Selanjutnya

Perumahan Bukan Hanya Sebuah Perjalanan