Perumahan Bukan Hanya Sebuah Perjalanan
Temukan bagaimana program perjalanan sekolah di The Independent School of Jakarta (ISJ), sekolah internasional Inggris terkemuka di Jakarta, membantu siswa mengembangkan kemandirian, ketahanan, dan kesadaran global melalui pembelajaran di luar kelas.
Dalam pendidikan, sedikit pengalaman yang sebanding dengan perjalanan tinggal di asrama. Di luar dinding kelas, siswa menghadapi tantangan, penemuan, dan momen pertumbuhan yang tidak dapat ditiru dalam kehidupan sekolah sehari-hari. Di ISJ, kami percaya bahwa kesempatan-kesempatan ini bukanlah tambahan yang opsional, melainkan bagian penting dari apa yang dimaksud dengan memberikan pendidikan internasional Inggris yang benar-benar holistik.
Perjalanan sekolah merupakan bagian penting dari pendidikan yang seimbang, memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan kemandirian, ketahanan, dan pemahaman yang lebih dalam tentang dunia di luar kelas.
Tahun ini, para siswa kami akan melakukan perjalanan ke berbagai tempat, baik dekat maupun jauh — mulai dari kekayaan budaya Bali hingga lanskap bersejarah Ipswich di Inggris. Meskipun tujuan perjalanan berbeda-beda, tujuannya tetap sama: membantu anak-anak mengembangkan kemandirian, memperkuat rasa kebersamaan, dan melihat dunia dengan sudut pandang yang baru.
Menuju Kemandirian
Bagi banyak siswa, perjalanan sekolah menginap merupakan kali pertama mereka menginap beberapa malam di luar rumah. Apa yang dimulai dengan tantangan mengemas tas atau menemukan keberanian untuk tidur di tempat baru dengan cepat menjadi langkah penting menuju kemandirian.
Momen-momen kecil namun penting ini — mengatur barang-barang, mengatur rutinitas, atau mendukung seorang teman — menjadi dasar ketahanan dan tanggung jawab yang akan dibutuhkan di sekolah menengah dan kehidupan di luar sekolah.
Belajar Melalui Komunitas
Pengalaman tinggal di asrama juga merupakan bagian dari kehidupan bermasyarakat. Hidup bersama, berbagi makanan, dan saling bertanggung jawab satu sama lain menciptakan ikatan yang jarang ditemui dalam kehidupan sekolah sehari-hari. Baik saat menyiapkan makan malam di villa Bali maupun bekerja bersama teman sebaya di Ipswich, siswa belajar bahwa kerja sama dan empati bukanlah idealisme yang abstrak, melainkan kebiasaan sehari-hari.
Kehidupan bersama seperti ini memperkuat nilai-nilai kebaikan, kerja sama, dan rasa hormat yang menjadi inti dari sekolah kami. Di ISJ, pengalaman-pengalaman ini memperkuat makna menjadi bagian dari komunitas sekolah internasional yang peduli di Jakarta.
Siswa ISJ siap untuk melangkah keluar dari zona nyaman mereka.
Memperluas Cakrawala
Mungkin hadiah terbesar dari perjalanan sekolah adalah cara di mana perjalanan tersebut memperluas wawasan siswa. Perjalanan ke Bogor atau Bali memungkinkan mereka untuk mengalami keindahan alam dan warisan budaya Indonesia dengan cara yang tidak dapat ditangkap oleh buku teks mana pun. Kunjungan ke Ipswich memberikan kesempatan untuk mengalami budaya yang benar-benar berbeda — untuk menjelajahi jalan-jalan baru, dan berkolaborasi dengan teman sebaya dari berbagai benua.
Pertemuan-pertemuan ini mengingatkan anak-anak bahwa mereka merupakan bagian dari cerita global, di mana mereka memiliki suara dan tanggung jawab. Mereka adalah warga global, dan perjalanan ke Inggris memungkinkan mereka untuk melihat langsung bagaimana pendidikan dapat terhubung antara Jakarta dan dunia yang lebih luas.
Pertumbuhan Melalui Tantangan
Tentu saja, program perumahan tidak lepas dari tantangan. Perjalanan yang lebih lama dari yang diharapkan, mencoba makanan baru, atau keberanian untuk memulai percakapan dengan seseorang yang berbicara dengan cara berbeda — masing-masing membutuhkan siswa untuk melangkah di luar zona nyaman mereka.
Namun, justru pada saat-saat inilah mereka menemukan cadangan kepercayaan diri yang baru. Berulang kali, kita melihat siswa kembali dengan keyakinan diri yang lebih besar, kemauan yang lebih besar untuk mengambil risiko dalam belajar, dan keterbukaan yang lebih dalam terhadap pengalaman baru.
Kenangan Abadi
Dan kemudian ada kenangan-kenangan: tawa di asrama, kegembiraan petualangan baru, kebanggaan yang tenang atas keberhasilan mengatasi tantangan. Inilah momen-momen yang akan dibawa oleh para siswa selama bertahun-tahun ke depan.
Tanyakan kepada siapa pun yang sudah dewasa, dan mereka akan mengingat dengan jelas dan penuh kasih sayang tentang pengalaman tinggal di asrama sekolah mereka. Kenangan-kenangan tersebut tidak hanya membentuk persahabatan, tetapi juga rasa kebersamaan yang kuat di dalam komunitas ISJ.
Mengapa Hal Ini Penting
Program perumahan, pada dasarnya, bukan hanya tentang perjalanan. Program ini tentang mempersiapkan anak-anak untuk kehidupan — membantu mereka menjadi mandiri, tangguh, empati, dan penasaran. Program ini mengingatkan kita bahwa pendidikan tidak terbatas pada ruang kelas, tetapi diwujudkan dalam setiap tantangan yang dihadapi dan setiap petualangan yang dijalani.
“Ketika siswa jauh dari lingkungan yang familiar seperti rumah atau sekolah, mereka menunjukkan kekuatan luar biasa — kerja sama tim, kepemimpinan, empati — yang tidak selalu terlihat dalam lingkungan kelas,” kata William Harrison, Wakil Kepala Sekolah (Akademik). “Pengalaman-pengalaman tersebut tidak hanya membentuk kepercayaan diri mereka tetapi juga karakter mereka, dan itulah inti dari pendidikan yang benar-benar holistik.”
Di The Independent School of Jakarta, kami bangga menawarkan pengalaman-pengalaman ini, karena kami yakin hal ini membantu siswa kami tumbuh menjadi pemuda yang tidak hanya berpengetahuan luas tetapi juga percaya diri, penuh kasih sayang, dan siap menghadapi dunia yang lebih luas.
Sekolah Independen Jakarta (ISJ) adalah sekolah Inggris terkemuka di Jakarta untuk anak-anak berusia 2–13 tahun, yang menerapkan Kurikulum Nasional Inggris standar emas. Dipimpin oleh guru-guru terpilih dari sekolah-sekolah independen terkemuka di Inggris, siswa-siswa kami secara konsisten meraih nilai akademik yang sangat tinggi.
Petualangan. Kemandirian. Penemuan. Temukan bagaimana program residensial ISJ menghidupkan proses belajar di www.isj.id.