Kepribadian & Pengembangan Diri
Keyakinan yang tenang yang berasal dari rasa dikenal, dipercaya, dan benar-benar ditantang.
"Anda bisa melihat kepercayaan diri pada anak-anak di sini. Mereka tidak takut untuk mencoba hal-hal baru, untuk bersuara, dan untuk menjadi diri mereka sendiri."
— Orang Tua Siswa ISJ, Survei 2025Banyak sekolah berbicara tentang pembentukan karakter. Di ISJ, hal ini merupakan kenyataan sehari-hari dalam cara kami mengajar, cara siswa belajar, dan cara komunitas kami bekerja sama. Siapa anak-anak kami menjadi sama pentingnya dengan apa yang mereka ketahui.
Pendidikan sekolah swasta terbaik selalu memahami hal ini: bahwa kepercayaan diri yang sejati tidak diajarkan dalam pelajaran — melainkan dibangun secara perlahan, melalui ribuan momen kecil. Seorang anak yang didorong untuk mengambil risiko intelektual di kelas. Seorang siswa yang memimpin tim asrama sebelum merasa benar-benar siap. Seorang remaja yang belajar gagal dalam sesuatu, merenung dengan jujur, dan mencoba lagi. Inilah pengalaman yang membentuk karakter, dan hal-hal ini tidak dapat direplikasi hanya dengan buku teks dan persiapan ujian.
Di ISJ, pendidikan semacam ini bukanlah sekadar cita-cita — ini adalah hal yang terjadi setiap hari. Ini adalah hal yang orang tua perhatikan saat mengunjungi sekolah, dan hal yang dibawa oleh siswa kami jauh setelah mereka lulus.
Kay Extence, dari Ipswich High School, Surrey, Inggris, bersama Eileen Fisher, Direktur Akademik ISJ. Setiap tahun, siswa kelas atas kami melakukan perjalanan ke IHS di Surrey untuk program tinggal bersama — membangun kemandirian, kepercayaan diri, dan hubungan yang langgeng dengan komunitas sekolah mereka di masa depan.
Lima Pilar Karakter
Pendekatan kami dalam pengembangan pribadi didasarkan pada lima pilar utama. Ini bukan sekadar slogan di dinding — pilar-pilar ini terlihat dalam cara siswa berinteraksi satu sama lain, cara mereka mendekati pekerjaan mereka, dan kebanggaan yang mereka rasakan terhadap komunitas mereka.
Karakter dalam Aksi
Pendidikan karakter sebaiknya dijalani, bukan sekadar diajarkan. Di ISJ, hal ini terlihat dari sopan santun yang ditunjukkan siswa satu sama lain, ketelitian mereka dalam mengerjakan tugas, dan antusiasme yang mereka bawa dalam menghadapi setiap tantangan baru.
Seorang anak yang diminta untuk memaparkan pemikirannya di depan kelas — bukan karena dia memiliki jawaban yang benar, tetapi karena proses berpikirnya menarik. Seorang siswa yang sukarela mengorganisir acara rumah, bernegosiasi dengan teman sekelasnya, dan belajar bahwa kepemimpinan berarti mendengarkan. Seorang siswa muda yang kesulitan dengan soal Matematika, diberi ruang untuk menghadapinya, dan menemukan bahwa mereka dapat menyelesaikannya sendiri. Ini bukanlah momen luar biasa di ISJ. Ini adalah momen biasa — dan itulah tepatnya intinya.
Sekolah-sekolah terbaik di dunia memahami bahwa kepercayaan diri tidak dibangun dengan melindungi anak-anak dari kesulitan, tetapi dengan mempercayai mereka untuk menghadapinya. Kami mengharapkan siswa kami untuk mengambil risiko, berpikir secara mandiri, dan merasa nyaman dengan tidak langsung mengetahui jawabannya. Praktik harian ini — yang diulang selama bertahun-tahun — menghasilkan generasi muda yang tidak hanya siap untuk sekolah berikutnya, tetapi juga benar-benar siap untuk dunia di luarnya.
Jelajahi Lebih Lanjut
Dipandu oleh Anggaran Dasar Kami
Pendekatan kami didasarkan pada Anggaran Dasar kami, yang menetapkan nilai-nilai yang mempersatukan sekolah-sekolah kami: kegembiraan, prestasi akademik, keragaman kurikulum, dan pengembangan karakter. Prinsip-prinsip ini memastikan bahwa siswa tidak hanya berkembang sebagai akademisi, tetapi juga sebagai individu yang berintegritas dan memiliki tujuan yang jelas.
Piagam ini bukanlah dokumen yang hanya disimpan di laci. Piagam ini membentuk cara kami merekrut guru, cara kami merancang kurikulum, dan cara kami mengukur keberhasilan. Hasil akademik memang penting — tetapi mereka hanyalah salah satu bagian dari gambaran yang jauh lebih lengkap.
Mengasuh Melalui Perawatan
Kepribadian tidak dapat berkembang tanpa perhatian. Pendekatan pastoral kami memastikan setiap siswa merasa aman, dihargai, dan didukung. Kepala Sekolah dan guru-guru mengenal setiap anak secara pribadi — kekuatan mereka, minat mereka, dan saat-saat ketika mereka membutuhkan dorongan atau tantangan yang lembut.
Melalui hubungan yang positif, praktik pemulihan, dan budaya keadilan, kami membantu anak-anak mengembangkan disiplin diri dan rasa hormat yang tulus terhadap orang lain. Ini bukanlah sistem hadiah dan hukuman — ini adalah komunitas di mana kebaikan, kejujuran, dan usaha adalah cara alami dalam melakukan segala hal.
Kepemimpinan & Pelayanan
Sejak tahun-tahun awal, siswa diberikan tanggung jawab yang sesungguhnya. Di tingkat Pre-Prep, hal ini bisa berupa memimpin diskusi saat waktu lingkaran atau membantu anak yang lebih muda saat jam makan siang. Pada tingkat Upper Primary, siswa mengambil peran kepemimpinan di asrama, mengorganisir acara amal, membimbing teman sekelas yang lebih muda, dan mewakili sekolah dalam kompetisi antar sekolah.
Ini bukan peran simbolis. Siswa kami merencanakan, bernegosiasi, membuat kesalahan, dan belajar darinya — mengembangkan kebiasaan kepemimpinan yang akan bermanfaat bagi mereka sepanjang hidup. Pelayanan kepada orang lain terintegrasi ke dalam program melalui proyek komunitas dan kemitraan yang menghubungkan siswa dengan dunia di luar gerbang sekolah.
Lihat Pendidikan Karakter dalam Aksi
Cara terbaik untuk memahami bagaimana ISJ mengembangkan generasi muda yang percaya diri, ramah, dan penasaran adalah dengan mengunjungi langsung. Pesan tur pribadi dan lihat sendiri.
Pesan Tur Pribadi Anda