Manfaat Aktivitas Fisik terhadap Prestasi Akademik
Penelitian menunjukkan bahwa siswa yang aktif secara fisik berprestasi setidaknya sama baiknya, dan seringkali lebih baik daripada, teman sebayanya yang kurang aktif—terutama dalam matematika dan membaca (Rasberry dkk., 2011; Álvarez-Bueno dkk., 2017).
Sekolah Inggris terkemuka di Jakarta, The Independent School of Jakarta (ISJ), menjelaskan mengapa aktivitas fisik bukan sekadar istirahat dari pelajaran—melainkan katalisator untuk konsentrasi yang lebih baik, perilaku yang lebih baik, dan prestasi yang lebih tinggi. Dengan mengacu pada penelitian global dan pengalaman di kelas, ISJ menyoroti bagaimana aktivitas fisik yang terencana mendukung memori, perhatian, dan motivasi, membantu siswa belajar lebih efektif di semua mata pelajaran.
Bagaimana Gerakan Mendukung Proses Belajar
Setelah gerakan singkat, siswa biasanya lebih cepat tenang, mendengarkan dengan lebih seksama, dan tetap fokus pada tugas lebih lama. Seiring waktu, aktivitas teratur mendukung kemampuan memori, perhatian, dan pengaturan diri yang membantu siswa mengikuti instruksi, memecahkan masalah, dan bertahan dalam pekerjaan yang menantang (Hillman, Erickson, & Kramer, 2008; Donnelly et al., 2016).
Dengan kata lain, aktivitas fisik mempersiapkan otak untuk belajar—sebuah prinsip yang menjadi inti kurikulum sekolah-sekolah Inggris di Jakarta dan sekolah-sekolah internasional berprestasi tinggi lainnya.
Tidak Ada Pengurangan pada Mata Pelajaran Utama
Salah satu kekhawatiran umum adalah bahwa waktu yang dihabiskan untuk Pendidikan Jasmani (PE) mengurangi waktu untuk pelajaran Bahasa Inggris atau Matematika. Bukti dari tinjauan berbasis sekolah tidak mendukung pandangan ini. Meningkatkan kesempatan untuk beraktivitas fisik baik tidak memiliki dampak negatif terhadap prestasi akademik maupun menghasilkan peningkatan kecil yang positif (Rasberry dkk., 2011; Singh dkk., 2012).
Melindungi PE bukanlah "waktu belajar yang terbuang"; hal ini membantu membuat waktu pelajaran yang tersisa menjadi lebih efektif dan terfokus.
Manfaat di Seluruh Kurikulum
Matematika dan membaca: Temuan meta-analisis menunjukkan peningkatan kecil namun bermakna dalam pencapaian akademik ketika siswa secara teratur aktif (Álvarez-Bueno dkk., 2017).
Perhatian dan perilaku: Istirahat gerakan singkat dan pelajaran yang melibatkan aktivitas fisik dikaitkan dengan peningkatan fokus dan perilaku yang terfokus pada tugas (Donnelly dkk., 2016).
Kepercayaan diri dan kesejahteraan: Pendidikan jasmani berkualitas tinggi membangun kompetensi dan motivasi, mendorong kebiasaan aktif yang mendukung kesehatan dan kesiapan belajar (Organisasi Kesehatan Dunia, 2020).
Temuan ini memperkuat pentingnya mempertahankan pendekatan pembelajaran aktif di berbagai mata pelajaran di sekolah-sekolah internasional di Jakarta.
Mengembangkan Keterampilan Hidup yang Lebih Luas Melalui Pendidikan Jasmani
Pendidikan Jasmani (PE) berkualitas tinggi juga membantu mengembangkan keterampilan pribadi dan sosial yang memungkinkan siswa berkembang dengan baik di sekolah dan di luar sekolah. Kesempatan rutin untuk memimpin pemanasan, menjadi kapten tim, atau menjadi wasit dalam pertandingan membantu mengembangkan kepemimpinan, kepercayaan diri, dan pengambilan keputusan yang adil.
Aktivitas berpasangan dan berkelompok kecil memperkuat komunikasi dan pendengaran aktif. Tantangan tim memupuk kolaborasi dan rasa hormat, sementara fluktuasi alami dalam olahraga membangun ketahanan dan respons konstruktif terhadap umpan balik. Tugas kreatif dalam tari dan senam mengembangkan imajinasi dan kepercayaan diri, sementara praktik inklusif seperti peran yang dibedakan dan aturan yang disesuaikan memupuk empati dan memastikan setiap siswa berkontribusi secara berarti.
Rutinitas praktis seputar peralatan, keselamatan, dan pengelolaan waktu membantu membangun organisasi, tanggung jawab, dan literasi kesehatan. Bersama-sama, kemampuan ini meningkatkan pembelajaran di kelas dan mempersiapkan siswa untuk berpartisipasi secara sukses dalam kehidupan sekolah dan di luar sekolah (Donnelly dkk., 2016; WHO, 2020).
Apa Artinya Ini bagi Sekolah Kita
Di Sekolah Independen Jakarta, kami menerapkan pendekatan holistik yang menganggap gerakan sebagai bagian integral dari proses pengajaran dan pembelajaran yang efektif.
Pendidikan Jasmani Berkualitas Tinggi Setiap Pekan: Pelajaran yang direncanakan dengan baik mengembangkan keterampilan gerak dasar, kebugaran, dan kepercayaan diri bagi semua siswa (WHO, 2020).
Kelas aktif: Istirahat gerak singkat (2–10 menit) dan tugas belajar aktif—seperti berlatih kosakata atau fakta angka sambil bergerak—membantu mempertahankan keterlibatan (Donnelly dkk., 2016).
Kegiatan di luar jam olahraga: Kami mendorong waktu bermain yang aktif, perjalanan aktif jika memungkinkan, dan klub inklusif agar setiap siswa dapat menemukan cara yang menyenangkan untuk beraktivitas.
Pendekatan ini mencerminkan filosofi pendidikan internasional Inggris yang berfokus pada pengembangan anak secara menyeluruh—baik pikiran maupun tubuh.
Pesan yang Jelas untuk Keluarga
Jika anak Anda menjelaskan istirahat gerakan dalam bahasa Inggris atau tugas-tugas yang melibatkan aktivitas fisik dalam matematika, ini bukanlah waktu yang dihabiskan di luar pembelajaran; ini merupakan bagian dari cara kami membantu siswa berkonsentrasi dan mencapai kemajuan.
Pada hari-hari sibuk, mohon tetap prioritaskan penggunaan sepatu yang sesuai, botol air, dan kesiapan untuk pelajaran Pendidikan Jasmani (PE). Dukungan Anda membantu kami menjaga agar siswa tetap aktif, sehat, dan siap untuk berhasil.
Intinya
Aktivitas fisik tidak boleh dikurangi demi menambah waktu di meja. Aktivitas fisik meningkatkan konsentrasi, perilaku, dan kepercayaan diri, serta terkait dengan peningkatan yang dapat diukur dalam prestasi akademik—terutama dalam matematika dan membaca—tanpa adanya dampak negatif pada prestasi akademik (Rasberry dkk., 2011; Álvarez-Bueno dkk., 2017).
Menjaga agar siswa tetap aktif merupakan cara praktis dan didukung oleh bukti ilmiah untuk membantu mereka belajar dengan baik dan merasa sehat, yang menjadi inti dari pendekatan holistik sekolah internasional Inggris di Jakarta.
Sekolah Independen Jakarta (ISJ) adalah sekolah internasional Inggris terkemuka di Jakarta untuk anak-anak berusia 2–13 tahun, yang menerapkan Kurikulum Nasional Inggris standar emas. Dipimpin oleh guru-guru terpilih dari sekolah-sekolah independen terkemuka di Inggris, siswa-siswa kami secara konsisten meraih hasil akademik yang sangat tinggi.
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang bagaimana The Independent School of Jakarta menggabungkan keunggulan akademik dengan pendekatan pendidikan yang aktif dan seimbang, kunjungi danjadwalkan tur pribadi.