Metakognisi: Rahasia Pembelajaran di ISJ, Sekolah Internasional Inggris Terkemuka di Jakarta

Di The Independent School of Jakarta (ISJ), sekolah internasional Inggris terkemuka di Jakarta untuk anak-anak berusia 2 hingga 13 tahun, fokus kami tidak hanya pada konten pembelajaran mereka, tetapi juga pada keterampilan menjadi pembelajar seumur hidup. Fokus ini menjadi kunci dalam mengembangkan pemikir mandiri mulai dari Tahap Awal (usia 2) hingga akhir Sekolah Dasar (usia 13).

““Belajartidak akan lengkap hingga refleksi dimulai. Kami mengajarkan kepada siswa kami bahwa setiap tantangan adalah kesempatan untuk menyempurnakan strategi mereka untuk kali berikutnya.””
— Nathaniel Clarke, Pelopor Pembelajaran Mandiri

Salah satu cara paling efektif yang kami lakukan adalah melalui sesuatu yang disebut metakognisi. Mungkin terdengar rumit, tetapi pada dasarnya artinya adalah berpikir tentang cara berpikir. Ini tentang membantu siswa kami memahami bagaimana pikiran mereka bekerja saat belajar, sehingga mereka dapat menjadi siswa yang paling percaya diri dan tangguh di Sekolah Internasional Inggris kami di Jakarta.




Apa Itu Metakognisi?

Metakognisi pada dasarnya berkaitan dengan kemampuan anak-anak untuk memahami diri mereka sendiri sebagai pembelajar. Hal ini membantu mereka mengenali hal-hal yang mudah atau sulit bagi mereka, strategi apa yang membantu mereka berhasil, dan bagaimana mereka dapat melakukan perubahan ketika sesuatu tidak berjalan dengan baik.

Misalnya, seorang siswa Sekolah Dasar di ISJ mungkin menyadari, “Saya lebih memahami puisi ini ketika membacanya dengan lantang,” atau seorang siswa yang lebih tua mungkin berpikir, “Saya bingung ketika terburu-buru menjawab soal matematika — saya perlu melambat.” Kesadaran ini membantu siswa, bahkan yang termuda di jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), untuk mengendalikan proses belajar mereka.

Metakognisi juga melibatkan regulasi diri—memantau kemajuan dan menyesuaikan diri sepanjang proses. Seorang siswa mungkin menyadari bahwa rencana awalnya tidak berhasil dan memutuskan untuk mencoba pendekatan yang berbeda. Seiring waktu, hal ini membantu mereka menjadi lebih fleksibel, tangguh, dan tekun, keterampilan yang sangat penting untuk kesuksesan di sekolah internasional mana pun di Jakarta.

Mengintegrasikan Praktik Metakognitif

Guru-guru berpengalaman kami mengintegrasikan pemikiran metakognitif ke dalam pelajaran setiap hari untuk seluruh rentang usia 2-13 tahun. Kami mendorong anak-anak untuk melewati tiga tahap kunci: perencanaan, pemantauan, dan evaluasi.

  • Perencanaan – Sebelum memulai suatu tugas, siswa diminta untuk memikirkan apa yang ingin mereka capai dan bagaimana cara mencapainya. Contoh: “Apakah saya pernah melakukan hal seperti ini sebelumnya?” atau “Apa yang harus saya lakukan terlebih dahulu?”

  • Pemantauan – Saat belajar, siswa belajar untuk mengevaluasi kemajuan mereka dengan bertanya: “Apakah saya berada di jalur yang benar?” atau “Apa yang bisa saya lakukan secara berbeda?” Hal ini membantu siswa menyadari ketika mereka mengalami kesulitan dan mendorong mereka untuk mencoba strategi baru.

  • Evaluasi – Setelah selesai, siswa merefleksikan bagaimana prosesnya berjalan: “Apa yang berjalan dengan baik?”, “Apa yang bisa saya perbaiki下次?”, atau “Apakah saya bisa menggunakan metode ini lagi?”

Refleksi mengubah setiap tugas, baik yang berjalan lancar maupun tidak, menjadi pengalaman belajar yang berharga.

Siswa Sekolah Internasional Inggris | Berpikir tentang berpikir | Meta Kognisi

Mengapa Metakognisi Penting bagi Siswa ISJ

Keterampilan metakognitif membantu anak-anak menjadi pembelajar yang lebih reflektif, percaya diri, dan mandiri. Mereka mulai memahami bahwa usaha, refleksi, dan strategi sama pentingnya dengan bakat alami. Keterampilan ini dapat mereka gunakan tidak hanya di Sekolah Internasional Jakarta (ISJ) tetapi sepanjang hidup, saat memecahkan masalah, mengambil keputusan, atau menghadapi tantangan.

Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) (2014) menyatakan bahwa, “Seringkali, kita mengajarkan siswa apa yang harus dipikirkan, tetapi bukan bagaimana cara berpikir.” Di ISJ, kami berupaya melakukan keduanya — membantu anak-anak berkembang menjadi pembelajar yang penasaran, sadar diri, dan mencintai penemuan hal-hal baru.

Mendukung Metakognisi di Rumah

Orang tua juga bisa membantu! Cobalah ajukan pertanyaan refleksi sederhana setelah mengerjakan PR atau proyek, seperti:

  • “Bagian mana yang menurut Anda paling mudah atau paling sulit?”

  • “Apa yang membantu Anda saat Anda terjebak?”

  • “Apa yang akan Anda lakukan secara berbeda kali ini?”

Percakapan-percakapan kecil ini mendorong anak-anak untuk memikirkan proses belajar mereka dan mengingatkan mereka bahwa kesalahan hanyalah cara lain untuk belajar.

Siap untuk Pendidikan Terkemuka Inggris di Jakarta?

Jika Anda mencari sekolah dasar Inggris terkemuka di Jakarta yang mengembangkan siswa yang percaya diri dan menjadi pembelajar seumur hidup dari usia 2 hingga 13 tahun, ISJ adalah pilihan yang tepat. Hubungi tim pendaftaran kami hari ini untuk menjadwalkan kunjungan dan lihat bagaimana kami menerapkan metakognisi dalam praktik!


Sekolah Independen Jakarta (ISJ) adalah sekolah internasional Inggris terkemuka di Jakarta untuk anak-anak berusia 2–13 tahun, yang menerapkan Kurikulum Nasional Inggris standar emas. Dipimpin oleh guru-guru terpilih dari sekolah-sekolah independen terkemuka di Inggris, siswa-siswa kami secara konsisten meraih hasil akademik yang sangat tinggi.

Setiap anak berhak mendapatkan sekolah di mana kebahagiaan dan ambisi berjalan beriringan. Temukan bagaimana ISJ menumbuhkan keduanya — hubungi kami hari ini.

Sebelumnya
Sebelumnya

Manfaat Aktivitas Fisik terhadap Prestasi Akademik

Selanjutnya
Selanjutnya

Dasar Sejarah Sekolah Persiapan Inggris